Last
- A: Bye..
- B: aku ga mau..
- A: alone is better ternyata..
- B: ga..
- A: Ok.. bye..
- B: tutup aja..
- A: ok.. sukses buat kdepannya
- B: udahlah.. tutup aja.. ga peduli kan??
- A: ok.. Bye..
- B: ....
- A: Ok.. (klik)
Beberapa jam aku di depan kotak kosong yang berjudul “post” ini.. ada sesuatu yang harusnya aku tulis, lebih tepatnya disampaikan. sebenernya sudah sejak dulu, mungkin 2 tahun yang lalu, aku selalu mengatakan sesuatu yang mengesalkan, padahal intinya hanya satu. seperti ini.
kamu tau, aku menyukai kita. kamu tau, moment bersama ‘kita’ adalah moment terbaik buatku. kamu juga seharusnya tau apa yang paling aku suka.
aku suka cara kamu memandangku. matamu, sudah kukatakan aku mencintai matamu. aku suka cara kamu berpura-pura akan menggenggam tanganku di Solaria. aku suka cara kamu mengajakku bermain ‘silat jempol’ di AW, padahal aku tau itu trik agar kau bisa menggenggam tanganku. Aku suka sikap otoritermu memaksaku duduk di sampingmu untuk makan siang, padahal dengan kondisi apapun aku paling suka makan berhadapan, tapi kau tidak mau tau. aku suka, ketika kita sama-sama terdiam bosan di tengah eskalator lalu kau berbisik “love u” tanpa sedikitpun melirikkan mata, lalu aku kaget, aku balas “love u too” dengan mulut setengah monyong karna malu, lalu kau menirukan itu. aku memang tidak pernah bisa se-Cool kamu. :)
tapi semua yang aku suka itu tidak bisa ada di kondisi kita yang seperti ini. apa dengan begitu aku jadi berhenti menyayangi kamu? Tidak. tapi sudah pasti semua menjadi tidak sekuat seharusnya. Berkali-kali aku menyerah. Dan untungnya kamu tidak pernah menerima. karena kamu tau aku. atau mungkin karna kamu laki-laki? kamu mengatakan, kamu benci setiap aku menyerah. tapi bagaimana kau bisa menyuruhku bertahan? Maukah kau memintaku untuk tidak lagi menyukai moment-moment tadi?
tiga tahun aku sangat mempercayaimu, seolah aku selalu ditipu dengan trik yang sama sehingga semua menjadi begitu benar. Dan kabar buruknya adalah kau tidak pernah merusak kepercayaanku itu. jika suatu hari terjadi masalah, aku pastilah akan lebih senang dibanding harus dengan jarak jauh yang semulus ini. sikapmu yang seolah tidak ada apa-apa ini malah memancingku untuk terus menggidik. maafkan aku untuk itu.
kamu punya ibu dan kakak perempuan yang bisa dibilang menjadi sebagian besar topik pembicaraan kita. tapi perlu kamu tau, setiap cerita dengan teman-teman soal laki-laki, ketika mereka mengatakan adiknya, kakaknya, temannya, teman sama-sama BEM, atau laki-laki pada umumnya. aku juga akan menimpali dengan awalan yang selalu sama, “oohh, iyaaaa.. irvan juga gitu” atau mungkin “hhmm„ oya? kalo irvan sih..” atau mungkin “iya loh, kayak papaku.. bla bla.. irvan aja bilang” suatu hari aku minta maaf sama mereka, mungkin mereka jadi jengkel kalo aku menyebut namamu terus. aku mengatakan, “maaf ya, jadi Irvan lagi, Irvan lagi, abisnya siapa lagi cowok yang aku tau” atau suatu hari aku mengatakan, “tapi kalo dari dua cowok yang paling aku kenal ya, Papa sama Irvan” haha.
seolah yang aku ingat hanya kamu. padahal aku hanya menceritakan sebagian besar hal menarik. dan sayangnya, semua yang menarik itu bersumber dari kamu. :)
suatu hari, kamu sangat kesal denganku. aku berpikir ini, berpikir itu. lalu kamu menyuruhku untuk berhenti berpikir yang tidak-tidak. tapi dengan begitu, otakku malah menangkap bahwa kamu menyuruhku untuk berhenti berpikir. haha. mana mungkin kamu tidak tau, dengan kondisi seperti kita, berhenti berpikir yang tidak-tidak itu begitu sulit dilakukan.
kamu menguatkan aku di tiap kali sindrom menyerah itu muncul. kamu mengatakan, “sherly harus kuat dong, sherly ga bisa jauh gini? memepertahanin aku ga sepadan dengan keadaan yang ga enak ini?” itu kalimat Rasional andalan kamu. Tapi seandainya kamu tau, semakin kamu menguatkan aku dengan cara itu, aku malah makin lemah. entah kenapa makin sedih.
aku jauh lebih menyukai kamu yang melaknat keadaan ini. aku suka ketika kita baru akan berpisah, dan beberapa malam pertama di kostan masing-masing. kamu sedih dan terus-terusan mengatakan, “sherly bisa dengan keadaan gini? jujur, aku belum bisa..” lalu aku yang sok-sokan bilang “Karna sherly tau, ini ga bakal lama, 4 taun kan ga bakal berasa”
tiga tahun kita menjalani keadaan yang begini, yang belum berubah ini,masih juga aku belum terbiasa. aku masih saja tiap malam mengatakan “kenapa kita mesti gini, kenapa ini, kenapa itu”. percayalah, disaat seperti itu aku tidak mengharapkan kau jawab dengan kalimat realistis khas lelakimu yang terlihat sangat kuat. dengan begitu, aku malah melihatmu sudah terbiasa. aku tidak pernah takut, dengan jarak ini kau bisa melakukan hal yang akan mengecewakanku. aku lebih takut jika kau terbiasa. bagaimana jika suatu hari kita sudah bisa “tidak begini” sedangkan kamu sudah tidak mengharapkannya. bagaimana jika ternyata kita lebih cocok ketika berjauhan seperti ini, dan semua malah berbeda ketika malah berdampingan.
tapi aku seharusnya ingat lagi dengan kalimatku sendiri ketika kau mengatakan, “aku belum siap mesti jauh dari sherly. mesti ga bisa ketemu sherly”, dan aku mengatakan “ga usah takut, sherly juga ga mau takut, soalnya ini kita. mungkin kalo orang lain yang ngjalanin, mereka ga akan bisa. karena mereka bukan kita. jadi tenang aja.”
:)
aku menyayangi kamu bukan karna moment-moment tadi..
karena Tiga tahun dengan keadaan ini makin membuatku sadar dengan kalimat itu.
Toh sekalipun aku ga bisa makan disamping kamu, atau melihat mata kamu,sekarang semua malah berubah dan tidak kalah indah.
sekarang aku juga suka suara lucu yang kudengar kalo aku tiba-tiba kebangun tengah malem dan langsung nelpon kamu, aku suka kalimat kamu “beruntung banget aku ngdapetin sherly” ketika kamu janji bakal mengunjungi aku semester ini, tapi ternyata harus dipending lagi. aku suka menghabiskan waktu malam, menjawab pertanyaan kamu soal lansia atau balita dan nemenin kamu mikirin design untuk lomba. aku suka respon kamu ketika aku marah besar kalo kamu pulang jam 1 lagi, dengan menunjukkan tanggung jawab yang setengah-setengah, kamu langsung nawarin “hukuman aja deh yang, tapi sherly jangan marah lagi yaa”. taukah kamu, kalo aku langsung tersenyum lalu mengatakan dengan suara yang dibuat2 menjadi tinggi “udah! udah telat tau ga!!! udah ga ada kesempatan! ga ada maaf!”… dan aku mencintai kalimatmu, ketika aku menangis karna sesuatu, karna mama-papaku, karna kesal, sakit perut, atau bahkan karna kamu, kau mengatakan, “Sini aku peluk, sabar ya sayang..” maka aku akan segera mencari dan memeluk Bomang. (tapi nanti, dirumah kita, kamu harus buktiin kalimat itu yaa) :)
Tiga tahun ini, dan seterusnya aku bakal makin sadar,
aku tetap menyayangi kamu karna itu kamu.
aku menyukai sesuatu yang besar, berhidung mancung, bermata gombal, karna itu semua kamu banget.
dan finally, setiap kita liburan, dan akhirnya bisa ketemu, aku tidak akan sekedar menyukai caramu memandangku, ditemani belanja atau mencari kado dan barang couple, cara kita merebut ayunan dari sekelompok cewek2, cara kamu ngelindungin aku dari “kepentok” dinding 21 atau kepleset pas turun dari motor. tapi aku juga mencintai kebiasaan kamu, sepulang dari ketemu, kamu ngsms atau nlepon dengan nada masih kangen, dan bilang ” sherly cantik banget tadi” atau “sherly sekarang makin cantik”

entah itu gombal atau sejenis apa, tapi setidaknya jika kita tidak seperti ini, apa aku bisa dapet kalimat itu lagi? :)
blog ini mungkin ga terlalu penting.. tidak berisi jurnal.. tapi mengartikan sesuatu.. ketika seorang wanita benar-benar telah sempurna dan berhasil menjadi sesuatu.. dan kabar baiknya, saya kenal dengan wanita pemeran utama di blog ini.. dia emang worth it.. waktu ada urusan sama dia„ dalam hati saya berkomentar “kalo aku cowok, pastilah aku bakal nglakuin apapun buat ngdapetin dia”.. dan ternyata terbukti.. cowok beneran juga berpikiran yang sama.. yaa, teori ku emang sangat jarang salah… hehe ;)
do You wanna grow old with me??
bukan bermaksud menganggap tumblr jadi ajang curhat atau apa. tapi kalo selama ini udah punya tempat pasti buat ngbagi cerita macem apa aja, sekarang sepertinya harus segera mengalihkan ke tempat yang lain. karna itu, gara-gara belum nemu tempat yang lain itu, tumblr jadi pilihan satu-satunya.cerita pertama bertemakan, bahwa tempat cerita aku itu sudah ga ada lagi. Bukan ga ada lagi secara fisik sih.. lebih tepatnya, sudah ga bisa lagi melakukan fungsinya. bukan terfokus pada objek (tempat itu) tapi aku juga ga bisa menjalani fungsi sebagai pembagi cerita. yaa„dalam bahasa lain “kita sudah bukan kita”
bisa aja sih kalo mau, ga perlu dibagi kesiapa-siapa. tapi malah bikin dalem. kenapa tumblr? bukan facebook? yaaa jelas„ karna kalo d fb, pasti si tempat itu bisa baca.. yaa„ sama aja boong dong.. malah aku yg keliatan ga kuat atas keputusan sendiri yang sudah dpertahakan dengan sok kuat pula.. tp kalo tumblr, boro2 orangnya bakal baca tumblrku.. malah mungkin dianya ga tau tumblr aku„ atau malah ga inget kalo aku punya
SAKITnyaaa ternyataaaaa.. :’(
*meledak
dari semalem, kamu terus-terusan ngomong…
“skrg shrly ngrasain apa sih?”
aku cuma diam..
karna aku ga mungkin bilang kalo ternyata sesakit ini.
ni udah mulai mau nagis lagi.. o may gat.. melow person yang udah terlalu terkenal dengan kemelowannya d kalangan mahluk sekitar.. jadinya, disaat-saat kayak gini„, dimana kemelowan berada dalam tahap maksimal, malh jadi malu kaann buat dibagi ke manusia.. mereka bakal nganggep biasa aja.. toh udah sering„ udah biasa..
yaa, ga bisa disalahkan juga, toh aku sendiri sebagai pemilik diri sendiri dan yang paling tau soal diri sendiri malah mikir gitu, meyadari itu.. aku sendiri memandang masalah ini “yaaaa„ biasa aja.. emang sering kan sher??” aku sendiri buat berbagi dengan diri sendiri pun bisa malu dengan diri sendiri. hahaha.
lucu sekali.
aku sendiri menertawakan diri sendiri.
hhmmm„ aku belom siap buat kondisi ini, tapi aku tetep aja kekeuh kalo ini emang yang terbaik„ walopun dari semua pihak (aku dan tempat tadi), cuma aku yang punya ide ini, aku yang punya, aku juga yg setuju. aku juga yang maksa.
yaa sherly.. that’s life..
that’s how u always choose the best decision, then regret it..
semangat!! ;)
[Flash 9 is required to listen to audio.]
Project Pop
yaa.. tapi gimanapun„ ini emang yang terbaik…
Semangat,Kita!! ;)
BIG NEWS!!
Kemarin tanggal 16 desember 2010 merupakan hari ulang tahun pacar gw.
Penampakannya dapat dilihat dibawah :D
Niat abis kan mau di foto kyk gini. Ceritanya biar keliatan mau lari estafet karena
lampumainan yang dia pegang mirip tongkat estafet, hahaha..Anyway, ternyata nyari…
Hari minggu kemaren (26/12/2010) gw ga sengaja nonton national geographic dan kebetulan lagi diputer acara great migration. Acara ini udah gw tunggu2 dari lama tapi kelewatan trus *apa emang baru tayang minggu kemaren ya? hehehe..
Keren banget emang acaranya. Gw baru tau klo perjuangan para…
Button Theme